kabarterkinionline.com
Pemkot Targetkan Perbaikan Tuntas Akhir 2025, 3.625 Lampu Jalan Rusak di Palembang. Pemerintah Kota Palembang menargetkan perbaikan 3.625 lampu penerangan jalan umum yang rusak di 18 kecamatan hingga akhir 2025. Bagaimana upaya Pemkot mengatasi kerusakan ini?
Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, telah menetapkan target ambisi untuk memperbaiki ribuan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang tersebar di seluruh wilayahnya. Langkah ini diambil untuk menjamin kenyamanan dan keamanan warga kota, mengingat pentingnya fungsi PJU dalam aktivitas sehari-hari.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, pada Jumat (03/10), mengungkapkan bahwa dari total 53 ribu unit lampu yang terpasang, sebanyak 3.625 unit di antaranya saat ini dalam kondisi rusak. Angka ini menjadi prioritas utama bagi Pemkot Palembang untuk segera ditangani melalui program perbaikan yang intensif.
Target penyelesaian perbaikan seluruh lampu jalan yang rusak tersebut direncanakan rampung hingga akhir tahun 2025. Upaya ini melibatkan tim pengerahan khusus yang telah bekerja keras sejak beberapa bulan terakhir untuk mengatasi masalah penerangan di 18 kecamatan di Palembang.
Target Ambisius Pemkot Palembang untuk Penerangan Jalan
Pemerintah Kota Palembang berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas infrastruktur penerangan jalan di seluruh wilayahnya. Dengan target perbaikan 3.625 unit lampu penerangan jalan umum (PJU) hingga akhir tahun 2025, Pemkot Palembang berupaya keras mewujudkan lingkungan kota yang lebih terang dan aman bagi warganya.
Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan prioritas utama. “Berdasarkan data, hingga saat ini telah dipasang 53 ribu unit lampu, dari jumlah itu 3.625 unit dalam kondisi rusak dan menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan,” kata Ratu Dewa. Pernyataan ini menggarisbawahi skala masalah yang dihadapi dan urgensi tindakan perbaikan.
Tim khusus telah dibentuk dan diturunkan untuk mempercepat proses perbaikan. Mereka diminta untuk bekerja secara berkelanjutan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal. Keberhasilan program perbaikan lampu jalan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan serta masyarakat sekitar.
Selain perbaikan, Pemkot Palembang juga terus melakukan pemeliharaan dan pengawasan berkala terhadap seluruh PJU. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan baru dan memastikan semua lampu berfungsi optimal. Pengawasan ini mencakup pemeriksaan rutin dan respon cepat terhadap laporan kerusakan.
Penyebab Kerusakan dan Upaya Pencegahan Lampu Jalan
Kerusakan lampu penerangan jalan umum di Palembang tidak hanya disebabkan oleh faktor teknis semata. Wali Kota Ratu Dewa menjelaskan bahwa ada beberapa faktor lain yang ikut memperparah kondisi PJU, termasuk tindakan vandalisme dan pencurian komponen lampu.
Selain gangguan teknis yang umum terjadi, seperti putusnya kabel atau kerusakan Obo, tangan-tangan jahil seringkali menjadi penyebab kerusakan. Lebih lanjut, aksi pencurian komponen lampu juga menjadi tantangan serius yang dihadapi Pemkot Palembang dalam menjaga keberlangsungan fungsi PJU.
Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Palembang tidak hanya fokus pada perbaikan, tetapi juga pada upaya pencegahan. Kegiatan pengawasan secara berkala dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan atau kerusakan sejak dini. Dengan demikian, tindakan preventif dapat segera diambil sebelum kerusakan meluas.
Pencegahan juga melibatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak PJU dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi menyebabkan kerusakan atau pencurian.
Peran Serta Masyarakat dalam Pemeliharaan Infrastruktur Kota
Wali Kota Ratu Dewa menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga dan memelihara lampu penerangan jalan umum. Kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama untuk memastikan PJU dapat terus berfungsi dengan baik dan berkelanjutan.
“Kegiatan perbaikan lampu penerangan jalan umum pada tahun ini diharapkan bisa berjalan dengan baik sesuai target, bagi masyarakat yang mengetahui adanya lampu jalan yang rusak bisa melapornya kepada petugas kelurahan atau kecamatan setempat,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa laporan dari masyarakat sangat berharga dalam mempercepat proses perbaikan.
Selain melaporkan kerusakan, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar dari tangan-tangan jahil dan aksi pencurian. Kehadiran PJU yang berfungsi baik tidak hanya meningkatkan estetika kota, tetapi juga keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga Palembang.
Wali Kota Ratu Dewa juga menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap pelaku perusakan. “Jika masyarakat mengetahui ada seseorang atau sekelompok orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang dapat menyebabkan kerusakan lampu penerangan jalan umum, saya minta untuk melaporkannya kepada aparat kepolisian terdekat,” demikian Wali Kota Ratu Dewa. Laporan cepat dapat membantu pihak yang berwenang menindak pelaku dan mencegah kerugian lebih lanjut.












