kabarterkinionline.com
PSEL Keramasan Disiapkan, Pemkot Palembang Percepat Pembentukan Bank Sampah. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, mempercepat pembentukan bank sampah di setiap kelurahan. Program ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan sampah mulai dari rumah tangga hingga pengolahan akhir.
Asisten II Setda Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan pemerintah menargetkan setiap kelurahan memiliki satu bank sampah.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah, tetapi juga mendorong masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari sampah yang dikelola.
“SILABA menjadi bagian penting untuk memastikan pengelolaan bank sampah berjalan tertib, transparan dan terukur,” katanya kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).
Dia mengungkapkan melalui SILABA, data bank sampah, kepengurusan hingga nasabah dapat dicatat secara sistematis. Sistem tersebut juga diharapkan memperkuat penerapan ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.
“Selain itu juta tengah menyiapkan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Keramasan. Fasilitas tersebut dirancang mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah setiap hari dengan teknologi Moving Grate Incinerator,” ungkapnya.
Isnaini menyebut keberadaan bank sampah dan PSEL Keramasan akan saling melengkapi. Bank sampah berperan di bagian hulu dengan mendorong masyarakat memilah dan mengurangi sampah, sedangkan PSEL menjadi bagian dari pengelolaan sampah di sisi hilir.
“Jadi, pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada pengumpulan, tetapi terintegrasi dari sumber sampai pengolahan akhir,” ujarnya.
Percepatan program ini juga memiliki landasan melalui Peraturan Wali Kota Palembang Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.
Aturan tersebut mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah. Camat dan lurah diminta menjadi penggerak utama pelaksanaan program di wilayah masing-masing.
Pemkot juga menggandeng berbagai unsur, mulai dari Tim Penggerak PKK, Karang Taruna, sekolah dan lembaga pendidikan, pelaku usaha hingga komunitas lingkungan.
Dengan pengembangan SILABA dan pembangunan PSEL Keramasan, Pemkot Palembang menargetkan terbentuknya sistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Sampah diharapkan tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.






