kabarterkinionline.com
Jangkau warga pelosok, Pemkot Palembang perluas pelayanan air bersih. Pelayanan air bersih untuk kegiatan usaha dan rumah tangga di Kota Palembang. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperluas pelayanan air bersih untuk menjangkau warga yang berada di pelosok.
“Untuk memperluas pelayanan air bersih, kami berupaya merespons cepat pengaduan masyarakat yang hingga kini belum dilayani sambungan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Musi,” kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Sulaiman Amin di Palembang, Selasa.
Dia menjelaskan hingga September 2026 ini pelayanan air bersih di Kota Palembang telah menjangkau sekitar 88 persen atau lebih dari 300 ribu pelanggan.
Untuk mempercepat pelayanan kepada warga kota yang hingga kini belum mendapatkan sambungan air bersih di rumahnya, Perumda Tirta Musi didorong terus meningkatkan kapasitas produksi air.
Kemudian pelayanan kepada masyarakat terus diperluas dengan mengembangkan instalasi pengolahan air serta jaringan pipa induk dan distribusi ke kawasan permukiman penduduk hingga pelosok 18 kecamatan dan 107 kelurahan, katanya.
Menurut dia, upaya peningkatan pelayanan air bersih yang dilakukan Perumda Tirta Musi saat ini diharapkan berjalan sesuai rencana.
Peningkatan pelayanan air bersih difokuskan ke kawasan yang memiliki daftar tunggu permohonan sambungan air bersih yang tinggi, seperti Kecamatan Sematang Borang, Sukarami, Kalidoni, dan Alang-alang Lebar.
Jika upaya tersebut berjalan dengan baik sesuai rencana, kata dia, target sekitar 12 persen warga kota yang hingga kini belum terlayani air bersih optimistis dapat dilayani pada 2028.
Sebelumnya, Dirut Perumda Tirta Musi Palembang Teddy Andrian menjelaskan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan air bersih sesuai target yang diharapkan Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
“Kami mengharapkan kegiatan peningkatan produksi air bersih dan pengembangan jaringan pipa distribusi yang sedang dan akan dikerjakan berjalan sesuai rencana, sehingga dalam beberapa tahun ke depan, pelayanan air bersih bisa menjangkau 100 persen warga kota berpenduduk sekitar 1,8 juta jiwa itu,” ujar Teddy.






