kabarterkinionline.com
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palembang, Sumatera Selatan membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah setempat melalui aksi donor darah masal.
“Donor darah masal ini juga sekaligus digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026,” kata Sekretaris DPKP Kota Palembang Tris Septiawan di Palembang.
Dia mengatakan kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian petugas damkar yang tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang untuk mengambil darah para peserta secara sukarela.
Sebanyak 150 anggota damkar mendaftar sebagai pendonor sukarela untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di Kota Palembang.
Sebelum mereka donor darah, kata dia, menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan oleh tim medis untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan layak sebagai pendonor.
“Dari 150 anggota, hanya 63 orang yang memenuhi syarat karena kondisi fisik dan banyak dari mereka belum genap dua bulan sudah melalukan donor darah mandiri. Jadi darah yang terkumpul sebanyak 63 kantong,” katanya.
Ia berharap, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menumbuhkan semangat kepedulian bersama untuk saling membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan medis.
Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa mengapresiasi pelaksanaan donor darah yang melibatkan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan darah.
Ia juga mendorong kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara rutin, mengingat kebutuhan darah di Kota Palembang masih cukup tinggi, mencapai sekitar 7.000 kantong darah setiap bulan.
PMI Kota Palembang baru mampu memenuhi sekitar 5.000 kantong darah per bulan, sehingga masih terdapat kekurangan yang perlu diatasi melalui kolaborasi lintas sektor.
“Semakin banyak instansi dan masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, semakin besar pula peluang terpenuhinya kebutuhan darah bagi masyarakat Kota Palembang,” ujarnya.












