Kabarterkinionline.com
Wali Kota Siapkan 500 SIM Gratis untuk Driver Ojol, 21 Kedai ADO Diresmikan di Palembang. Sebanyak 21 Kedai ADO resmi dihadirkan di Palembang sebagai ruang kolaborasi antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojek online (ojol). Program ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga diarahkan sebagai solusi konkret untuk mendorong kesejahteraan para driver.
Peresmian salah satu Kedai ADO di Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu I, mendapat perhatian langsung dari Ratu Dewa. Ia menegaskan, fasilitas tersebut membawa manfaat nyata bagi para pengemudi, terutama dari sisi ekonomi dan layanan dasar.
“Ini bukan sekadar tempat nongkrong. Ada bengkel, makanan murah, sampai layanan kesehatan gratis. Ini bentuk pemberdayaan yang konkret,” tegasnya.
Tak berhenti pada penyediaan fasilitas, Pemerintah Kota Palembang juga menyiapkan kebijakan yang langsung menyasar legalitas para driver. Sebanyak 500 Surat Izin Mengemudi (SIM) akan diberikan secara gratis.
Menurut Ratu Dewa, langkah ini penting untuk memastikan para pengemudi bekerja dengan aman sekaligus taat aturan lalu lintas.
“Kami ingin mereka lebih percaya diri di jalan, tertib, dan memiliki legalitas lengkap,” ujarnya.
Ia memastikan program tersebut telah dikoordinasikan dengan jajaran kepolisian, khususnya Polrestabes Palembang, yang nantinya akan mengatur teknis pelaksanaannya. Sementara pembiayaan ditanggung oleh pemerintah kota.
Di sisi lain, Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, menegaskan Kedai ADO Presisi bukan hanya fasilitas fisik, melainkan juga ruang dialog antara polisi dan masyarakat, khususnya pengemudi ojol.
“Ini tempat menyelesaikan persoalan di lapangan lewat komunikasi. Sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di Sumsel tetap kondusif,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran strategis pengemudi ojol dan ojek pangkalan sebagai mitra kepolisian di lapangan. Mereka diharapkan dapat menjadi “duta Polri” dalam mendorong disiplin berlalu lintas.
Kedai ADO Presisi dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari bengkel ringan, tempat cuci kendaraan, hingga penyediaan makanan murah dan area istirahat. Seluruhnya dirancang untuk menjawab kebutuhan driver yang kerap menunggu order dalam waktu lama.






