kabarterkinionline.com
Warga tidak buang sampah di sungai , Wali Kota Palembang Himbau. Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Ratu Dewa mengimbau warga di wilayah setempat untuk tidak membuang sampah di aliran Sungai Musi guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Apalagi sampah rumah tangga, karena Sungai Musi menjadi urat nadi masyarakat Kota Palembang untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Ratu Dewa di Palembang, Senin.
Menurutnya, Sungai Musi bukan hanya memiliki nilai ekologis tetapi juga menjadi bagian dari identitas, sejarah, dan kehidupan masyarakat Kota Palembang.
Oleh karena itu menjaga kebersihan Sungai Musi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah saja, namun dibutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Dia mengungkapkan persoalan sampah di Palembang masih menjadi tantangan besar, dimana berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, volume sampah di wilayah setempat mencapai sekitar 1.260 ton/hari.
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, lanjut dia, terus memperkuat pengelolaan sampah, salah satunya melalui Program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan yang memiliki kapasitas pengolahan hingga 1.000 ton sampah per hari.
Namun keberadaan fasilitas pengolahan sampah tersebut bukan berarti masyarakat dapat terus menghasilkan sampah tanpa melakukan pengurangan dari sumbernya.
“Keberadaan PSEL bukan berarti kita boleh terus menghasilkan sampah. Pengurangan dan pemilahan sampah tetap harus dimulai dari rumah, lingkungan dan masyarakat,” ucapnya.
Ia mengajak masyarakat Palembang untuk mengurangi penggunaan plastik serta mulai memilah sampah sejak dari rumah.
Menurut Ratu Dewa, gerakan menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga, kemudian diperluas dengan mengajak lingkungan sekitar untuk melakukan hal yang sama.
“Jangan membuang sampah sembarangan. Mari kita peduli lingkungan dan menjadikannya sebagai budaya,” ujarnya.







