kabarterkinionline.com
Akibat Kabut Asap Walikota Ratu Dewa Evaluasi Car Free Day. Pantau dari CCTV kota Palembang saat pelaksanaan CFD di Palembang pagi tadi diselimuti kabut asap
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang kembali akan mengevaluasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) akibat kondisi kualitas udara yang mulai menurun dan kabut asap yang semakin parah di sejumlah wilayah Kota Palembang.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat, khususnya anak-anak yang banyak melakukan aktivitas olahraga di kawasan CFD.
“Di tengah kabut asap ini, tentunya akan ada kebijakan CFD di jembatan Ampera Palembang akan kembali dievaluasi, langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat,” katanya
Dewa mengungkapkan, kondisi kabut asap yang terjadi saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Jika kualitas udara terus memburuk, pelaksanaan CFD dapat dihentikan sementara demi menjaga kesehatan masyarakat.
“Jika kualitas udara terus menurun, CFD akan dievaluasi pelaksanaannya, apalagi banyak juga anak-anak yang aktif berolahraga di lokasi CFD,” ungkapnya.
Selain mengevaluasi CFD, Dewa juga mengimbau masyarakat untuk kembali disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker terutama dianjurkan bagi kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia.
Kemudian, kata Dewa, ia akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan serta instansi terkait untuk membahas mekanisme pendistribusian masker kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan dampak kabut asap.
Dewa mengingatkan masyarakat agar turut menjaga kualitas udara dengan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
“Anak-anak kita termasuk yang sudah dewasa, harus menjaga kesehatan, mencegah semua potensi dampak lingkungan, jangan membakar sembarangan sampah, juga awasi sekitar tempat tinggal, dan segera lapor jika terjadi kebakaran,” jelasnya.
Dia berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan dalam melakukan pencegahan dan pengawasan agar kondisi kabut asap tidak semakin parah.
“Belajar dari bencana kabut asap yang pernah dialami Palembang tahun-tahun sebelumnya, upaya penanggulangan akan diupayakan sebaik-baiknya,” ujarnya.








