kabarterkinionline.com
Di daerah rawan karhutla, Pemkot Palembang tingkatkan patroli. Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan meningkatkan patroli di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai upaya pencegahan karhutla sedini mungkin.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Minggu, mengatakan berdasarkan data selama periode Januari 2026 hingga saat ini tercatat 741 kebakaran lahan di wilayah setempat dengan luas area terdampak sekitar 358,28 hektare.
Dia mengatakan Kecamatan Kertapati menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 138 kasus, Alang-Alang Lebar 113 kasus, Sematang Borang 106 kasus, Gandus 93 kasus, dan Sukarami 86 kasus.
Kelurahan dengan kejadian terbanyak meliputi Talang Kelapa 56 kasus, Bukit Baru 49 kasus, dan Karya Jaya 48 kasus.
Ia juga menyoroti delapan kelurahan yang mengalami kebakaran lahan berulang, yaitu Keramasan, Karya Jaya, Gandus, Pulokerto, Bukit Baru, Siring Agung, Sukamulya, dan Karya Mulya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemkot Palembang untuk memperkuat patroli, pemantauan, dan langkah pencegahan, terutama di wilayah yang memiliki riwayat kebakaran berulang.
Dalam melakukan patroli, pihaknya menyiagakan tim gabungan yang berjumlah ratusan personel dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, TNI, Polri, dan petugas dari kecamatan serta kelurahan di wilayah setempat.
“Kesiapan tersebut diperkuat melalui posko siaga lapangan di 18 kecamatan, pemantauan dan pelaporan selama 24 jam, serta patroli di delapan kecamatan rawan dan lokasi yang berulang kali mengalami kebakaran,” katanya.
Pemkot Palembang juga mengoptimalkan penguatan keamanan lingkungan dengan menyiagakan 1.605 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang tersebar di seluruh kelurahan serta terdapat 327 kelompok sistem keamanan lingkungan (siskamling) dengan 160 di antaranya tercatat aktif.
Langkah ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, mempercepat penyampaian informasi ketika ditemukan titik api, serta mendukung upaya pencegahan sebelum kebakaran meluas.












