kabarterkinionline.com
Gubernur Sumsel Berang, Gubernur Jambi Tuding Asap yang ada di Jambi Berasal Dari Sumsel . Sumsel Dituding Kirim Kabut Asap ke Jambi, Herman Deru: “Apa Asap Ada Identitasnya?”
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menanggapi dugaan kabut asap karhutla dari Sumsel menyebar ke Jambi. Ia mengambil dasar tudingan tersebut karena belum ada data yang memastikan asal secepatnya.
“Saya pikir, susah saya menanggapinya. Kawan-kawan saya yang ngomong. Bagaimana menuduhnya asap dari Sumsel? Apa asap ada indentitasnya seperti (pelat kendaraan). Plat sekian kendaraan asapnya asapnya sekian,” kata Deru di Kantor Gubernur Sumsel, Sabtu (19/9/2026).
Deru mengatakan penanganan karhutla terus dilakukan melalui satgas udara dan tim pemadam kebakaran darat. Ia juga meminta masyarakat ikut mencegah kebakaran kecil yang dapat meluas meluasnya angin.
“Kita juga minta partisipasi aktif masyarakat, paling tidak untuk mencegah hal-hal kecil yang kadang tidak disangka. Sebab, terjadi satu, dibawa angin, kemudian timbul lagi karhutla. Pemda, TNI, Polri, sudah terus berupaya keras, namun peran serta masyarakat juga penting sambil kita menunggu hujan,” ujarnya.
Penanganan akan dimaksimalkan hingga awal musim hujan yang diperkirakan November, termasuk melalui penguatan relawan yang bisa mendaftar di BPBD dengan uang semangat Rp150 ribu.
Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan bahwa pihaknya belum memiliki alat untuk memastikan arah dan asal secepatnya, termasuk dugaan asap mencapai Malaysia dan Singapura.
“Iya, kami mendengarnya juga (secepatnya dari Sumsel ke provinsi tetangga), tapi kami tidak punya alat untuk memastikannya,” kata Wandayantolis.
Ia menegaskan asap belum tentu berasal dari Sumsel karena hotspot juga terpantau di Jambi dan Riau.
“Belum tentu yang dari Sumsel, karena hotspot juga terpantau di Jambi dan Riau,” katanya.






