Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Penghargaan Presiden RI atas Kontribusi Swasembada Pangan 2025

kabarterkinionline.com
Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Penghargaan Presiden RI atas Kontribusi Swasembada Pangan 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional, yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Satyalancana Wira Karya yang diterima Gubernur Herman Deru merupakan tanda kehormatan negara sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2 Tahun 2026, yang diberikan kepada warga negara dengan jasa dan pengabdian luar biasa dalam pembangunan nasional, termasuk sektor pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menerima penghargaan sebagai peringkat ketiga peningkatan produksi beras nasional tahun 2025. Penghargaan ini diberikan kepada lima gubernur se-Indonesia, salah satunya Gubernur Sumatera Selatan.
Sementara itu, secara nasional terdapat delapan bupati yang juga menerima penghargaan Presiden, di antaranya Bupati OKU Timur dan Bupati Banyuasin.
Berdasarkan data produksi padi nasional (Gabah Kering Giling/GKG), produksi padi Sumatera Selatan pada periode Januari–Desember 2024 tercatat sebesar 2.909.412 ton. Angka tersebut meningkat signifikan pada periode Januari–Desember 2025 menjadi 3.598.736 ton, atau naik sebesar 689.325 ton (23,69 persen).
Capaian tersebut menempatkan Sumatera Selatan sebagai provinsi dengan peningkatan produksi padi tertinggi ketiga secara nasional, setelah Jawa Timur dan Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan tonggak penting bagi kedaulatan bangsa.
“Kita mencatat kemenangan penting hari ini. Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya masih bergantung pada bangsa lain,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para petani Indonesia yang disebutnya sebagai tulang punggung ketahanan dan kemerdekaan bangsa.
“Petani adalah pahlawan sejati bangsa ini. Negara wajib melindungi dan membela petani,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa produksi beras nasional tahun 2025 mencapai sekitar 34 juta ton, dengan stok Bulog sebesar 3,2 juta ton. Indonesia bahkan tidak lagi melakukan impor beras dan gula putih, serta mulai mengekspor sejumlah komoditas pangan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama, sementara Gubernur Herman Deru bersama sejumlah kepala daerah lainnya menerima Satyalancana Wira Karya.
Menanggapi penghargaan tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh elemen sektor pertanian di Sumatera Selatan.
“Alhamdulillah, Sumatera Selatan mendapat apresiasi dari Presiden atas kontribusi besar dalam swasembada pangan nasional. Ini adalah kebanggaan bersama, karena Indonesia kini tidak lagi mengimpor beras,” ujar Herman Deru.
Dalam acara tersebut, Gubernur Herman Deru didampingi Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, Bupati OKU Timur Lanosin, serta Bupati Banyuasin Askolani.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *