Pelayanan Publik Harus Ramah dan Berintegritas Ratu Dewa Tegaskan ‘Harga Mati’ ASN

kabarterkinionline.com

Pelayanan Publik Harus Ramah dan Berintegritas Ratu Dewa Tegaskan ‘Harga Mati’ ASN.  Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, menegaskan komitmen kuat pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hal ini disampaikan saat membuka Diklat Pengembangan Kompetensi Sosial Kultural Pejabat Pengawas Pelayanan Dasar yang digelar di Venue Kebon Gede, Kamis (27/11/2025).

Diklat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama dalam menghadirkan layanan yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menekankan bahwa ASN merupakan abdi negara sekaligus abdi masyarakat. Dalam sambutannya, Ratu Dewa menekankan bahwa ASN merupakan abdi negara sekaligus abdi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menekankan bahwa ASN merupakan abdi negara sekaligus abdi masyarakat.

Oleh karena itu, disiplin, keramahan, dan profesionalisme adalah harga mati dalam menjalankan tugas.

“Pelayanan bukan hanya soal melayani, tetapi melayani dengan sepenuh hati. Kemampuan memahami karakter masyarakat, nilai budaya lokal, serta dinamika sosial adalah fondasi penting untuk menghadirkan layanan publik yang inklusif dan berempati,” ujarnya.

Diklat sosial kultural ini menyasar para pejabat pengawas di sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, layanan sosial, serta unit pelayanan publik lainnya.

Mereka dinilai memiliki peran penting dalam menentukan kualitas layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ratu Dewa menegaskan bahwa penguatan pemahaman budaya dan kemampuan komunikasi empatik adalah keharusan agar layanan publik di Palembang semakin prima.

Pemerintah Kota Palembang ingin memastikan seluruh layanan, mulai dari kecamatan, kelurahan, puskesmas, sekolah, hingga setiap perangkat daerah, mampu memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan berintegritas.

“Kualitas SDM aparatur adalah kunci. Kita ingin masyarakat merasakan langsung perubahan melalui pelayanan yang lebih baik,” tegasnya.

Dengan penguatan kompetensi sosial kultural ini, Pemkot Palembang berharap setiap ASN tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu menjadi representasi pemerintah yang dekat dengan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *