Pertanyakan Kuota Dan Izin 200 Taksi Listrik Green SM DPRD Palembang

kabarterkinionline.com

Pertanyakan Kuota Dan Izin 200 Taksi Listrik Green SM DPRD Palembang. Rencana pengoperasian sekitar 200 unit taksi listrik Green SM di Kota Palembang mulai diteliti. Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Okdi Priantoro, meminta pemerintah membuka secara terang dasar penambahan armada, kuota taksi hingga proses perizinan operator tersebut.

Andreas menilai penambahan armada transportasi tidak cukup hanya dengan alasan investasi dan penggunaan kendaraan listrik. Pemerintah harus memiliki kajian yang jelas mengenai kebutuhan taksi di Palembang, kapasitas armada yang sudah tersedia, serta kuota yang masih dapat diberikan kepada operator baru.

“Yang perlu didiskusikan adalah dasar kebijakannya. Apakah sudah ada kajian kebutuhan taksi di Palembang, berapa kuota yang tersedia, berapa armada yang sudah beroperasi, dan bagaimana dasar perizinannya?” ujar Andreas, Sabtu (05/08/2026).

Menurutnya, investasi di sektor transportasi pada dasarnya merupakan hal positif selama seluruh proses mengikuti aturan. Namun penambahan armada harus didasarkan pada kebutuhan riil dan tidak mengabaikan kondisi transportasi yang telah lebih dahulu beroperasi.

“Kalau memang Palembang membutuhkan taksi baru, bukti kajiannya. Kalau kuota masih tersedia, bukti datanya. Jangan sampai armada bertambah tanpa ada kejelasan mengenai kebutuhan dan kapasitas transportasi yang sudah ada,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *