Potensi Korupsi Disebut Membesar Pengawas Diduga Ikut Main Proyek MBG

Kabarterkinionline.com

Potensi Korupsi Disebut  Membesar Pengawas Diduga Ikut Main Proyek MBG. MAKI resmi melaporkan dugaan keterlibatan pegawai Badan Gizi Nasional (BGN) dalam kasus korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengungkap ada dua klaster yang ditemukan sejauh ini.

Klaster pertama menyeret pejabat setingkat eselon I berinisial IRA. Harusnya bertugas mengawasi, tapi diduga punya sekitar 20 titik SPPG atau dapur MBG yang tersebar di Pulau Jawa. “Ada klaster eselon 1 yang harusnya diawasi tapi diduga memiliki 20-an dapur umum. Itu inisialnya IRA,” kata Boyamin di Kejagung, Selasa 9/6/2026.

Klaster kedua melibatkan pejabat setingkat eselon II berinisial TSA. TSA diduga mengelola lebih dari 100 dapur MBG di wilayah 3T. Masalahnya, banyak dapur yang sebenarnya tidak masuk kategori 3T tapi dimasukkan ke kategori itu agar terafiliasi dengannya. Menurut Boyamin, ini jelas keliru karena eselon I malah punya dapur, sementara eselon II yang harusnya urus daerah luar malah memegang yang di dalam. Potensi penyimpangannya besar.

Boyamin menegaskan laporan ini tetap pakai asas praduga tak bersalah. Tapi dia akan kawal terus. Kalau Kejagung tidak proses temuan awal ini, MAKI siap mengajukan gugatan praperadilan biar semua kebuka. “Kalau laporan saya tidak diproses biasanya saya gugat praperadilan untuk membuka semuanya,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *