kabarterkinionline.com
Revitalisasi Habiskan Rp 9,9 Miliar Peralatan Benteng Kuto Besak Dipercantik. Pemerintah Kota Palembang terus melakukan penataan kawasan ruang publik dan destinasi wisata di tepian Sungai Musi. Salah satunya melalui proyek revitalisasi pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) dengan anggaran mencapai Rp9,9 miliar.
Proses revitalisasi tersebut terlihat masih berlangsung pada Senin (21/9/2026). Sejumlah pekerja tampak menyelesaikan berbagai pekerjaan di area pelataran Benteng Kuto Besak yang selama ini menjadi salah satu ruang publik sekaligus destinasi wisata yang banyak dikunjungi masyarakat.
Penataan kawasan ini dilakukan untuk memperbaiki kualitas ruang publik sekaligus memperkuat daya tarik sejarah wisata di kawasan tepian Sungai Musi. Benteng Kuto Besak sendiri merupakan salah satu ikon Kota Palembang yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian penting dari identitas kota.
Revitalisasi pelataran diharapkan dapat membuat kawasan tersebut menjadi lebih tertata, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Palembang.
Peralatan Benteng Kuto Besak Dipercantik, Revitalisasi Habiskan Rp 9,9 Miliar. Keberadaan pelataran BKB selama ini juga tidak terlepas dari aktivitas masyarakat. Kawasan tersebut sering menjadi tempat berkumpul, menikmati pemandangan Sungai Musi, serta menjadi salah satu lokasi untuk menyaksikan kemegahan Jembatan Ampera.
Dengan adanya penataan, masyarakat berharap kawasan pelataran dapat memiliki fasilitas yang semakin baik tanpa menghilangkan karakter dan nilai sejarah yang melekat pada Benteng Kuto Besak.
Masyarakat pun menaruh harapan agar hasil revitalisasi nantinya dapat menghadirkan ruang publik yang nyaman, bersih, aman, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan.
Selain memperkuat daya tarik wisata sejarah, kawasan yang semakin tertata diharapkan dapat menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus mendukung usaha dan kegiatan ekonomi di sekitar kawasan BKB.
Dengan proses revitalisasi yang masih berlangsung, masyarakat kini menantikan hasil akhir penataan pelataran Benteng Kuto Besak. Harapannya, wajah baru kawasan tersebut dapat semakin memperkuat posisi BKB sebagai salah satu ikon wisata sejarah dan ruang publik kebanggaan Kota Palembang.








