Sempat Terhambat Anggaran Transfer Pusat, Proyek Jembatan Alang-Alang Lebar Palembang Akhirnya Mulai Dikerjakan
Walikota Palembang, Ratu Dewa, meninjau langsung pelaksanaan perdana pemancangan tiang pertama atau pile driving pada proyek pembangunan jembatan strategis di Kecamatan Alang-Alang Lebar pada Kamis (24/6/2026). Infrastruktur konektivitas ini sempat menjadi sorotan utama setelah masyarakat mendesak adanya percepatan perbaikan akses penghubung antarkecamatan tersebut.
Ratu Dewa membeberkan bahwa proyek jembatan ini sebenarnya telah masuk dalam perencanaan awal sejak 1 Mei 2025 lalu. Namun, pengerjaan fisik di lapangan baru bisa terealisasi penuh saat ini karena adanya dinamika administratif berupa keterlambatan teknis pada proses pencairan Dana Transfer Kas Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Mendampingi Walikota di lokasi proyek, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Yuda, memberikan penjelasan teknis bahwa keterlambatan alokasi TKD pada APBD Perubahan 2025 tersebut memaksa pemerintah daerah menggeser anggaran pengerjaan fisik secara penuh ke dalam pos APBD Induk Tahun Anggaran 2026. Dengan tuntasnya kendala sisa anggaran tersebut, realisasi konstruksi kini dipastikan berjalan tanpa hambatan.
Secara spesifikasi teknis, konstruksi jembatan dirancang memiliki bentang sepanjang 15 meter dengan lebar jalan berkisar antara 9 hingga 10 meter. Proyek ini melibatkan pemasangan total 28 titik tiang pancang yang dibagi rata, yaitu 14 titik di kawasan hulu dan 14 titik di kawasan hilir sungai. Demi menjaga ketahanan jangka panjang fondasi dari abrasi arus sungai, tim teknis sengaja memundurkan posisi fondasi utama agar terlindung secara alami oleh bibir sungai.
Jembatan ini ditargetkan rampung pada Desember mendatang dan diproyeksikan beroperasi penuh awal tahun depan sebagai jalur penghubung utama yang mengintegrasikan Jalan Nasional Jalan KPBU Soekarno Hatta menuju kawasan Talang Kelapa.












