Tak Berani Bersihkan Sediman di Jalan Angkatan 45, Ratu Dewa Berang Lihat Petugas

kabarterkinionline.com

Tak Berani Bersihkan Sediman di Jalan Angkatan 45, Ratu Dewa Berang Lihat Petugas. Dalam peninjauan tersebut, Ratu Dewa bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melihat langsung kondisi saluran serta proses pembersihan sedimen dan sampah yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pengendapan.

Namun Ratu Dewa menyoroti cara kerja petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) yang dinilainya kurang maksimal. Ia melihat petugas mengenakan celana jeans panjang dan tampak ragu ketika harus masuk dan membersihkan tumpukan sedimen serta sampah.

“Mohon maaf, tu kadang bercelana panjang, bercelana jeans pulo. Cak takut-takut itu nak naiki sedimennyo, sampahnyo takutan. Dak pacak caro kerjo cak itu,” ujar Ratu Dewa.

Menurutnya, penanganan pengumpulan dan banjir memerlukan kerja cepat serta keberanian petugas di lapangan, khususnya dalam memastikan saluran udara tidak tersumbat.

Selain meninjau kondisi di lapangan, Ratu Dewa mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, terkait solusi penanganan persoalan yang ada di kawasan tersebut.

“Kita koordinasi dengan Pak Gubernur. Kemarin aku rapatke cak mano nian. Solusi pertamo, telusuri itu mampetnyo. Alhamdulillah Pak Gubernur merespons,” katanya.

Ratu Dewa menyebut, tindak lanjut penanganan tersebut diharapkan dapat dilakukan mulai akhir September 2026 dan pekerjaan fisik berpotensi dimulai pada Oktober 2026.

“Insya Allah di akhir September, dan mungkin pekerjaan di Oktober sudah mulai pekerjaannyo,” tambahnya.

Ia menegaskan, persoalan yang terjadi di kawasan Jalan Angkatan 45 perlu diselesaikan secara bersama-sama dan tidak hanya mengandalkan satu OPD. Pemerintah Kota Palembang akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi permanen terhadap permasalahan banjir dan penyelamatan di kawasan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *