kabarterkinionline.com
Teman Bus Kembali Beroperasi, Disuntik Rp 13 Miliar oleh Pemkot Palembang. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menggelontorkan dana APBD 2026 Rp 13 miliar untuk mengoperasikan kembali layanan Teman Bus yang sempat terhenti selama dua hari sejak Kamis (1/1/2026). Dengan suntikan dana tersebut, layanan Teman Bus pun dipastikan beroperasi lagi sejak Sabtu (3/1/2026). Wali Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, layanan Teman Bus merupakan moda transportasi publik yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Karena itu, operasionalnya harus dilanjutkan meskipun bantuan dari pemerintah pusat telah dihentikan.
“Iya, anggaran operasionalnya dari APBD kami. Pusat kemarin memang sudah lepas, maka saya minta Dinas Perhubungan untuk mengkaji kembali pemanfaatan pembiayaan melalui APBD karena warga masih sangat membutuhkan layanan inii,” kata Ratu Dewa, Senin (5/1/2026).
Penjelasan Kadishub Palembang Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, menjelaskan, Teman Bus sebenarnya tidak berhenti beroperasi secara permanen, melainkan hanya dilakukan evaluasi selama dua hari, yakni pada 1–2 Januari 2026.
“Bukan tidak beroperasi, tetapi dilakukan evaluasi karena ada selisih perhitungan biaya operasi kendaraan (BOK). Rencana penayangan 31 Desember 2025 belum sepakat sehingga perlu evaluasi, apalagi saat itu bertepatan dengan hari libur,” tuturnya.
Agus menjelaskan, operasional kembali dilaksanakan pada Jumat (2/1/2026) dan seluruh armada telah beroperasi normal sejak Sabtu.
Saat ini, terdapat 29 unit bus Teman Bus yang melayani dua koridor di Kota Palembang. “Sekarang sudah jalan kembali. Jadi, hanya evaluasi dua hari, bukan distop,” tegasnya.
Teman Bus pun kini tak lagi dibiayai oleh anggaran dari APBN, Pemkot Palembang mengambil alih pembiayaan operasional Teman Bus sepenuhnya melalui APBD 2026. “Mulai tahun ini APBN memang tidak membantu lagi. Karena itu, Pemkot Palembang menganggarkan Rp13 miliar agar layanan Teman Bus tetap beroperasi dan melayani masyarakat,” katanya.








