Terbitkan obligasi dan sukuk Rp2 triliun Bisnis air milik Grup Salim

kabarterkinionline.com

Terbitkan obligasi dan sukuk Rp2 triliun Bisnis air milik Grup Salim. PT Moya Indonesia, holding yang membawahi sejumlah perusahaan air minum milik Grup Salim, menerbitkan instrumen utang dalam bentuk obligasi dan sukuk wakalah dengan total jumlah pokok Rp2 triliun.

Rinciannya terdiri atas Obligasi I Moya Indonesia Tahun 2026 dengan jumlah pokok Rp1 triliun, yang ditawarkan dalam 3 seri. Total pokok ketiga seri yang ditawarkan dengan bunga tertinggi 9% per tahun ini yaitu Rp424,8 miliar.

Sedangkan sisanya sebanyak Rp575,2 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort).

Sementara sukuk wakalah yang diterbitkan oleh Moya Indonesia, juga ditawarkan dalam 3 seri. Total jumlah pokok ketiga seri yang dijamin dengan kesanggupan penuh yaitu Rp165,2 miliar, dengan imbal hasil tertinggi setara 9% per tahun.

Sisanya sebanyak Rp843,8 miliar akan dijamin secara best effort.

Distribusi obligasi secara elektronik atau tanggal emisi telah berlangsung pada 14 Juli 2026, sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Juli 2026.

Dalam prospektus yang disampaikan, Moya Indonesia akan menggunakan seluruh dana hasil penawaran umum obligasi, untuk menambah modal dua entitas anak. Dengan rincian Rp202,40 miliar untuk PT Moya Tangerang (MT) dan Rp217,03 miliar untuk PT Aetra Air Tangerang (AAT).

MT akan menggunakan tambahan modal itu untuk mengganti pendanaan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), yang sebelumnya berasal dari utang ke PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Sementara itu AAT akan menggunakan dana tersebut untuk pembayaran utang kredit investasi.

Adapun seluruh dana hasil penerbitan sukuk wakalah juga akan disalurkan sebagai penyertaan modal ke MT, untuk mengganti sumber dana proyek SPAM dari BBCA.

Menurut  Moya Indonesia adalah entitas bisnis yang dikuasai oleh Anthony Salim melalui Moya Holdings Asia Limited. Sejumlah anak usaha Moya Indonesia tersebar di Batam, Bekasi, Tangerang, Jakarta, Makassar, Bandung Timur, dan Semarang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *