kabarterkinionline.com
Untuk Bangun Jalan Lingkar Empat Lawang, Pemprov Sumsel Gelontorkan Rp450 Miliar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat pembangunan infrastruktur daerah. Tahun ini, Pemprov menyalurkan bantuan keuangan bersifat khusus (BKBK) senilai Rp450 miliar kepada Kabupaten Empat Lawang.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan, dana tersebut diarahkan khusus untuk pembangunan sejumlah ruas jalan strategis, salah satunya Jalan Lingkar Kota Kecamatan Tebing Tinggi.
Pembangunan jalan ini dinilai penting, karena berfungsi mengurai kemacetan di pusat kota, serta meningkatkan mobilitas masyarakat.
“Pembangunan ini harus dilakukan bersama. TNI, Polri, Dinas PU, hingga masyarakat harus ikut terlibat.” ujar Herman Deru, saat meninjau lokasi pembangunan di Empat Lawang, pada hari Kamis, tanggal 6 November 2025.
Menurut Herman Deru, sebagian besar dari total alokasi BKBK tersebut, akan langsung digunakan untuk mempercepat penyelesaian proyek jalan lingkar.
Ia bahkan telah memelihara Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumsel untuk turut membantu proses penyelesaiannya pada tahun depan.
“Saya sudah meminta Kepala Dinas PU Provinsi untuk ikut menuntaskan pembangunan ini tahun depan, agar manfaatnya segera dapat dirasakan masyarakat.” jelasnya.
Herman Deru menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal akses, melainkan juga penggerak utama perekonomian daerah.
Dengan terselesaikannya jalan lingkar Tebing Tinggi, diharapkan aktivitas perdagangan, distribusi hasil pertanian, dan transportasi masyarakat semakin lancar.
“Kalau sirkulasinya bagus, perekonomian bergerak, harga komoditas lebih stabil, dan masyarakat di pedesaan pun ikut merasakan dampaknya.” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Empat Lawang, atas inisiatif awal pembangunan strategi proyek tersebut. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan sensitivitas pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat.
“Ini adalah inisiatif bagus dari bupati, dan kita dari Pemprov Sumsel hadir untuk mendukung penyelesaiannya.” tambah Herman Deru.








