kabarterkinionline.com
Usai Polisi Tewas Saat Hendak Menangkap Bandar, Kapolri Perintahkan Sikat Mafia Narkoba. Kapolri Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk menyikat bandar dan mafia narkoba yang melawan saat proses penegakan hukum. Instruksi itu dikeluarkan setelah gugurnya Aipda Yudhie Perdana Putra dalam operasi penangkapan di Kabupaten Katingan.
Kapolri menegaskan tindakan tegas dan terukur harus dilakukan terhadap pelaku yang membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat. Menurutnya, aparat tidak boleh ragu melawan perlawanan dari jaringan narkoba.
Ia juga menyebut mafia narkoba merupakan penghancur generasi bangsa. Oleh karena itu, pemberantasan harus dilakukan secara maksimal demi melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika.
Peristiwa turunnya Aipda Yudhie terjadi saat tim Satresnarkoba Polres Katingan menangkap target berinisial BIO, yang disebut sebagai residivis kasus narkotika. Operasi dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan peredaran sabu.
Saat target berhasil diamankan, sejumlah orang di lokasi bersama warga sekitar melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam berupa parang. Insiden itu berakhir pada gugurnya Aipda Yudhie dan menjadi pemicu perintah Kapolri untuk memperkeras tindakan terhadap mafia narkoba yang melawan aparat.







