Kabarterkinionline.com
Walikota Desak Sinergi Pemprov, SPBU Palembang Dikepung Antrean Kendaraan. Wali Kota Palembang Ratu Dewa mempercepat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna mengurai penyempitan jalan akibat antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU.
Langkah ini diambil menyusul maraknya kepadatan arus lalu lintas darat pasca-adanya penyesuaian harga BBM.
Ratu Dewa menegaskan bahwa penanganan masalah kemacetan di area SPBU ini memerlukan sinergi lintas sektoral karena melibatkan kebijakan yang bersifat regional dan nasional.
“Kalau kaitan untuk antrean di SPBU imbas kenaikan harga, kita berkoordinasi dengan pemerintah provinsi ya, dengan Pak Gubernur. Karena itu ada kaitan juga dengan pemerintah pusat,” ujar Ratu Dewa kepada wartawan, Minggu (14/6/2026).
Langkah taktis ini sengaja diambil Pemkot Palembang demi memastikan kelancaran lalu lintas publik tetap terjaga, terutama pada titik-titik jalur utama di area padat kendaraan.
“Kami juga mendorong dan juga selalu koordinasi dengan Pak Gubernur supaya jangan sampai ada antrean, khususnya di pusat-pusat kota. Jangan sampai begitu crowded (penuh sesak),” tegasnya.
Dewa mengungkapkan, dirinya telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau dinamika antrean pengisian bahan bakar yang dikeluhkan oleh para pengguna jalan raya dalam beberapa waktu terakhir.
“Saya juga sudah memantau beberapa titik SPBU-nya, cukup banyak mengakibatkan crowded, ada penyempitan jalan pengguna transportasi darat,” ungkapnya.
Mengenai opsi penambahan pompa bensin di SPBU untuk mengurai kemacetan, Dewa menyatakan kebijakan teknis tersebut masih terbuka untuk dikaji bersama Pemprov.
“Semuanya memungkinkan ya, tetapi sekali lagi itulah kita koordinasi dengan pemerintah provinsi,” ujarnya.







