Walikota Minta Dishub Atasi Parkir Liar, 81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik

kabarterkiionline.com

Walikota  Minta Dishub Atasi Parkir Liar, 81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik. Wali Kota Palembang Ratu Dewa melantik 81 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Pelantikan berlangsung di rumah dinas Wali Kota Palembang.
Sejumlah posisi strategis turut mengalami pergantian dalam rotasi tersebut. Salah satunya jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang yang kini dijabat Sariansyah Ismail. Sariansyah menggantikan Heriyanto yang sebelumnya berstatus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Palembang.

Selain itu, jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palembang juga berganti. Posisi yang sebelumnya diisi Adrianus Amri kini dipercayakan kepada Muhamad Fadly. Pelantikan kali ini mencakup sejumlah jabatan, mulai dari pejabat administrator, pejabat struktural eselon IV, hingga pejabat fungsional.

Ratu Dewa mengatakan penyegaran organisasi kali ini didominasi pejabat di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Palembang.

Namun, perhatian khusus diberikan kepada pejabat baru di Dishub. Ratu Dewa meminta Sariansyah segera melakukan konsolidasi internal, termasuk sampai ke tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Saya meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk benar-benar berkonsolidasi internal hingga ke UPT-nya,” katanya kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, sejumlah persoalan transportasi dan pelayanan publik perlu segera ditangani. Salah satunya terkait parkir liar yang masih menjadi keluhan masyarakat.

Selain itu, persoalan lampu penerangan jalan juga diminta menjadi perhatian serius Dishub. Ratu Dewa bahkan menyatakan siap turun langsung bersama Kadishub untuk mengecek kondisi penerangan jalan di sejumlah titik.

“Bila perlu saya akan turun langsung bersama Kadishub untuk melihat langsung setiap titik-titiknya,” ujarnya.

Persoalan kemacetan juga menjadi sorotan. Dishub diminta bergerak cepat memetakan sekaligus menangani titik-titik yang selama ini kerap menjadi lokasi kemacetan di Palembang.

Sementara untuk jajaran Bapenda, Ratu Dewa mengingatkan agar pengelolaan sumber pendapatan daerah dilakukan secara profesional dan transparan.

Ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar adanya praktik yang dapat merugikan Pemkot Palembang, termasuk pemberian fasilitas atau keuntungan pribadi dalam proses pengelolaan pendapatan.

“Tidak ingin mendengar kembali adanya para staf yang makan-makan gratis ataupun permainan. Karena ini memang sumber pendapatan bagi Pemerintah Kota Palembang,” tegasnya.

Ratu Dewa menekankan pembenahan internal dan optimalisasi pendapatan daerah harus dilakukan secara serius. Seluruh jajaran diminta bekerja secara tertata agar target pendapatan Pemkot Palembang dapat tercapai secara maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *