kabarterkinionline.com
Akhir Pekan Ini, CFD Ampera dan CFN Kolonel Atmo Kembali Beroperasi
Setelah ditutup selama dua setengah bulan akibat kabut asap, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akhirnya kembali membuka kegiatan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN).
Car Free Night (CFN) di Jalan Kolonel Atmo kembali digelar mulai Sabtu (7/11/2026). Sementara Car Free Day (CFD) di kawasan Jembatan Ampera, Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Mayjen HM Ryacudu, dibuka pada Minggu (8/11/2026).
Kepastian tersebut disampaikan Asisten II Pemkot Palembang, Isnaini Madani, seusai rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait, Kamis (5/11/2026).
Isnaini mengatakan, keputusan membuka kembali kedua kegiatan tersebut diambil setelah mempertimbangkan masukan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, BMKG, kepolisian, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Satlantas, hingga Polrestabes Palembang.
Berdasarkan hasil pemantauan, kualitas udara di Palembang dinilai telah membaik. Hal itu ditandai dengan angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang sudah berada di bawah 100.
“Berdasarkan hasil rapat dan setelah mendengar pendapat dari instansi terkait, angka ISPU kita sudah di bawah 100. Target kita memang di bawah 100, sehingga kondisi udara sudah dianggap aman. Walaupun malam ini angkanya masih agak meningkat sedikit,” ujar Isnaini.
Untuk jadwal pelaksanaan, CFN akan berlangsung mulai pukul 17.30 WIB hingga 23.00 WIB. Sedangkan CFD digelar mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB.
Khusus CFD, penutupan arus lalu lintas di kawasan Jembatan Ampera hanya diberlakukan hingga pukul 08.00 WIB.
Meski kualitas udara mulai membaik, Pemkot Palembang tetap mengimbau masyarakat, pedagang, maupun pengisi atraksi agar menggunakan masker selama kegiatan berlangsung.
“Car Free Day dan Car Free Night akan kita buka kembali. Mulai hari Sabtu besok untuk Car Free Night, dan hari Minggu pagi untuk Car Free Day,” katanya.
Isnaini menegaskan, pembukaan kembali CFD dan CFN tidak memerlukan Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Sebab, penutupan kedua kegiatan tersebut sebelumnya juga dilakukan berdasarkan pemantauan kualitas udara tanpa penerbitan SK khusus.
“Keputusan ini tidak perlu SK Wali Kota. Waktu kemarin tutup juga tidak ada SK penutupan. Kita langsung lihat angka ISPU sudah di bawah 100,” jelasnya.
Selain mengembalikan ruang aktivitas masyarakat, dibukanya kembali CFD dan CFN diharapkan dapat menghidupkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selama dua setengah bulan penutupan, pedagang tidak dapat berjualan seperti biasanya di kedua kawasan tersebut. Karena itu, pembukaan kembali kegiatan ini menjadi kabar yang dinantikan para pelaku usaha.
Pemkot Palembang berharap aktivitas masyarakat dan perputaran ekonomi di kawasan CFD dan CFN kembali berjalan normal, dengan tetap memperhatikan kualitas udara serta kesehatan pengunjung.











