Kabarterkinionline.com
Gerobak Bakso untuk Eks Napiter Wali Kota Palembang dan Kejari Serahkan.
Langkah ini menjadi simbol nyata dari program Palembang Peduli, sebuah aksi nyata untuk merangkul kembali eks Napiter, agar dapat mandiri secara ekonomi dan diterima sepenuhnya oleh masyarakat.
Dalam berbagai hal, Ratu Dewa menegaskan, penanganan persoalan sosial tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum semata, melainkan harus dibarengi dengan pendekatan kemanusiaan.
“Kota kita harus menjadi tempat yang mampu merangkul, bukan menjauhkan. Kota yang memberi peluang, bukan stigma. Tidak ada yang lebih mulia daripada memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memperbaiki hidupnya melalui jalan yang halal,” ujar Dewa.
Bantuan ini juga merupakan pelepasan dari visi Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera di mana pemerintah fokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.
Kegiatan ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara Pemkot Palembang melalui Badan Kesbangpol dengan Kejaksaan Negeri Palembang, sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama terkait penanganan masalah hukum bidang Perdata.
“Semoga bantuan gerobak ini dapat memberikan motivasi bagi para Eks Napiter sehingga bisa tumbuh, mandiri, serta menjadi bagian dari pembangunan Kota Palembang,” harap Dewa.
Kepada para penerima bantuan, Wali Kota Palembang menitipkan pesan agar bantuan tersebut dijaga dengan sungguh-sungguh sebagai modal awal perubahan hidup.
Dia berharap para eks napiter dapat membuktikan kepada lingkungan sekitar bahwa mereka mampu bangkit dan menjadi contoh yang baik.
“Kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berhenti memberikan stigma negatif. Dengan lingkungan yang saling mendukung dan tanpa diskriminasi, diharapkan tercipta suasana kota yang aman, damai, dan harmonis demi masa depan bangsa yang lebih kuat,” pungkas Dewa.
Sementara itu, Kajari Palembang, M Ali Akbar SH MH, menyampaikan peran Kejaksaan kini tidak hanya terbatas di ruang sidang, tetapi juga aktif dalam mendukung pemulihan sosial bagi warga.
“Bantuan gerobak ini adalah bentuk pendampingan kami agar saudara-saudara kita memiliki sandaran hidup yang pasti. Kami ingin memastikan mereka tidak lagi merasa terasing, melainkan merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondusivitas dan keamanan Kota Palembang bersama-sama,” ungkapnya.












