kabarterkinionline.com
Herman Deru Soroti Banyak Kendaraan Sumsel Pakai Indestitas Orang Lain. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyoroti fenomena maraknya kepemilikan kendaraan bermotor di wilayahnya yang masih menggunakan identitas, nama, maupun alamat pemilik lama pada, Senin (2/11/2026).
Sorotan tersebut menjadi salah satu alasan utama di balik kebijakan Pemerintah Provinsi Sumsel yang tidak memperpanjang pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor setelah berakhir pada 31 Oktober 2026 lalu.
“Jadi pemutihan pajak ini kenapa tidak saya perpanjang. Jadi ini sebenarnya mengandung nilai edukasi juga ke bahwa dalam masyarakat ini pemiliki kendaraan ada hak ada kewajiban,” ujar Deru.
Pemerintah Provinsi Sumsel menilai program keringanan pajak bukan sekadar instrumen penggenjot pendapatan daerah semata, melainkan sarana penting untuk membina kedisiplinan administratif bagi wajib pajak.
Ia menuturkan jika siaran dari program pemutihan pada tahun-tahun sebelumnya cenderung berada pada kisaran normal dan menunjukkan pola peningkatan yang standar.
Namun, pencapaian strategi paling substansial dan bernilai yang berhasil dicapai melalui program tersebut adalah tingginya kesadaran warga untuk melakukan proses membalikkan nama kendaraan bekas.






