Adanya Dugaan KKN dalam Proyek di UIN Raden Fatah Palembang Dan Dinas PUTR Kabupaten OKU Timur, Massa LAKI Dan LASKAR Sumsel Laporkan ke Kejati

Adanya Dugaan KKN dalam Proyek di UIN Raden Fatah Palembang Dan Dinas PUTR Kabupaten OKU Timur, Massa LAKI Dan LASKAR Sumsel Laporkan ke Kejati

Massa LAKI dan LASKAR Sumsel Geruduk Kejati, Laporkan Dugaan KKN Proyek Kampus Hingga Pengadaan di OKU Timur

PALEMBANG – Ratusan massa yang tergabung dalam forum bersama Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Sumatera Selatan dan Lembaga Advokasi Sakerja Rakyat (LASKAR) Sumatera Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel pada Senin (29/6/2026). Aksi yang berlangsung di Jalan Gubernur H. Bastari, Kecamatan Jakabaring ini bertujuan untuk mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas sejumlah temuan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) pada proyek strategis daerah.

Ketua forum bersama, Jacklin, menegaskan bahwa kehadiran mereka membawa aspirasi masyarakat yang menuntut transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Pihaknya mendesak Kejati Sumsel bersikap profesional dan independen dalam melakukan audit investigatif terhadap tiga klaster dugaan penyimpangan proyek anggaran APBN dan APBD.

Kasus pertama yang dilaporkan adalah dugaan korupsi pada pembangunan gedung auditorium program Pendidikan Profesi Guru (PPG) UIN Raden Fatah Palembang Tahun Anggaran 2024 yang bernilai Rp37,9 miar. Kedua, massa juga menyoroti adanya indikasi ketidaksesuaian volume dan mutu konstruksi pada proyek pembangunan pagar aset Kampus C UIN Raden Fatah Palembang senilai Rp7,17 miliar.

Selain proyek kampus, koalisi lembaga swadaya masyarakat ini membeberkan dugaan permainan pola pengadaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten OKU Timur Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data pengadaan, ditemukan sedikitnya 19 paket pekerjaan yang diduga sengaja dipecah (package splitting) agar bisa menggunakan metode penunjukan langsung, dengan nilai kontrak berkisar Rp393 juta hingga Rp399 juta. Dari belasan paket tersebut, sebuah perusahaan berinisial CV Gawi Ganta tercatat mendominasi dengan memenangkan 9 paket pekerjaan sekaligus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *