kabarterkinionline.com
Excavator untuk Petani DPRD Sumsel Tagih Janji. Anggota DPRD Sumatera Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Susy Imelda Frederika, menagih janji Pemerintah Provinsi Sumsel untuk memberikan bantuan alat berat berupa excavator kepada masyarakat, khususnya petani kecil. Bantuan tersebut dinilai menjadi solusi agar petani tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.
Desakan itu disampaikan Susy saat menginterupsi Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, larangan membuka lahan dengan cara membakar masih menjadi persoalan di lapangan. Di sisi lain, banyak petani kecil belum memiliki alternatif maupun sarana untuk mengolah lahan secara mekanis.
“Kami juga menagih janji yang pernah disampaikan Bapak Gubernur saat audiensi pada tahun 2023, yaitu akan menganggarkan bantuan alat berat berupa excavator. Kami berharap janji tersebut dapat segera direalisasikan,” ujar Susy.
Legislator PDI Perjuangan itu menilai pemerintah tidak cukup hanya melarang masyarakat membakar lahan, tetapi juga harus menghadirkan solusi yang dapat diterapkan langsung oleh petani.
Menurutnya, bantuan excavator akan memudahkan masyarakat membuka dan mengolah lahan tanpa harus melanggar aturan, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami ingin menegaskan kembali bahwa masyarakat sangat membutuhkan bantuan tersebut. Jangan sampai mereka dihadapkan pada pilihan yang sulit, antara mempertahankan mata pencaharian atau berhadapan dengan ancaman sanksi pidana. Pemerintah harus memberikan solusi yang nyata bagi petani kecil,” tegasnya.
Susy berharap Pemprov Sumsel segera mengalokasikan anggaran untuk pengadaan excavator sehingga masyarakat memiliki pilihan yang lebih aman dan legal dalam mengelola lahan pertanian.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang mengatakan usulan itu akan disampaikan kepada Gubernur Sumsel untuk ditindaklanjuti, termasuk terkait komitmen yang pernah disampaikan pada 2023.
“Mengenai aspirasi bantuan excavator ini akan kami sampaikan kepada Pak Gubernur,” katanya.
Selain itu, Cik Ujang juga menyinggung pentingnya kolaborasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.
“Mengenai karhutla bisa bekerja sama dengan Kabupaten Muba supaya sama-sama untuk menanggulangi,” ujarnya.












