kabarterkinionline.com
Pegawai Bea Cukai Bersaksi di Kasus Mengkorupsi Rp 78, 8 Miliar, Sidang Tipikor Heboh Kecewa Dipanggil “Dedi Cengor”
Drama konflik kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali menyita perhatian publik. Saat berkumpul di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Jumat (18/9/2026), pegawai DJBC Ahmad Dedi justru sibuk meluapkan kekecewaannya karena disebut memiliki nama alias “Dedi Congor” oleh Jaksa di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Di balik sanggahan nama panggilan tersebut, bukti Dedi kebenarannya mengungkap tabir kasus megakorupsi bernilai sangat fantastis yang melibatkan tiga mantan pejabat teras Bea Cukai!
Fakta Sidang Korupsi Bea Cukai & Drama ‘Dedi Congor’:
Bantah Nama Alias: Dedi mengaku kecewa berat dan menegaskan tak satupun keluarga atau temannya bertemu dengan sebutan “Dedi Congor”. Ia mengaku tidak tahu dari mana asal-usul julukan tersebut.
Rekam Jejak Viral: Sebagai pengingat, Ahmad Dedi (eks Kepala KPPBC Marunda) adalah sosok pejabat yang sempat viral pada Mei 2026 lalu karena terekam lari terbirit-birit menghindari kejaran media setelah diperiksa KPK di Gedung Merah Putih.
Tiga Terdakwa Utama: Sidang Tipikor ini menyeret eks Kakanwil Bea Cukai Sumbagbar Rizal, eks Kasubdit Intelijen Sisprian Subiaksono, dan eks Kasi Intelijen Orlando Hamonangan.
Total Suap Rp78,8 Miliar: Ketiganya didakwa menerima suap dan gratifikasi dengan angka tak masuk akal. Termasuk pelicin Rp63,5 miliar dari petinggi Blueray Cargo Group agar proses pengeluaran kargo impor mereka dipercepat.
Rekening Valas Gendut: Gratifikasi yang mengalir dari para importir dan pengusaha rokok tidak hanya dalam bentuk rupiah, melainkan ratusan ribu valuta asing (Dolar AS, Dolar Singapura, Dolar Hong Kong, hingga Ringgit Malaysia).
Skandal Blueray Cargo ini membuktikan betapa mudahnya “gerbang utama” negara ditembus oleh konglomerat hitam selama oknum penjaganya masih bermental korup!
Masih ingat dengan aksi lari terbirit-birit pejabat ini di KPK? Bagaimana pendapatmu melihat borok kongkalikong puluhan miliar di tubuh Bea Cukai ini? Tulis sumpah serapah eleganmu di kolom komentar! Jangan lupa FOLLOW akun@arahjakartasupaya kamu tidak ketinggalan update sidang Tipikor, pembongkaran mafia impor, dan berita nasional terhangat lainnya!









