kabarterkinionline.com
Penataan Pasar Tumpah Masih Amburadul Tak Cukup Hanya Mengimbau, Ratu Dewa Soroti Kinerja PD. Pasar
Sorotan ini dilayangkan menyusul belum maksimalnya pengaturan keberadaan pasar tumpah dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dinilai masih kerap memicu kemacetan serta mengganggu pengoperasian jalan umum.
Ratu Dewa menegaskan bahwa persoalan keberadaan pedagang yang memakan bahu jalan dan trotoar merupakan masalah lama yang tak kunjung terselesaikan secara tuntas.
Ia meminta jajaran direktur dan manajemen PD Pasar untuk segera mengambil langkah-langkah konkret serta mengukur dalam menata aktivitas para pedagang tersebut.
“Kita ingin jalan umum dan fasilitas publik berfungsi sebagaimana mestinya tanpa mengabaikan nasib para pedagang. Untuk itu, PD Pasar harus turun langsung dan berkoordinasi secara masif dengan pihak terkait agar penataan ini tidak sekadar imbauan, melainkan solusi nyata,” tegas Ratu Dewa.
Menurutnya, keberadaan pasar tumpah di sejumlah titik vital Kota Palembang kerap dikeluhkan masyarakat pengguna jalan. Selain memicu kemacetan di jam-jam sibuk, keberadaan pasar tumpah yang kurang tertata juga mempengaruhi estetika dan kebersihan kota.
Oleh karena itu, Wali Kota meminta PD Pasar bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pendekatan secara persuasif namun tegas kepada para PKL.
Penataan tidak hanya mencakup relokasi atau penertiban lokasi berjualan, tetapi juga menyediakan ruang yang layak dan representatif bagi pedagang agar roda perekonomian warga tetap berjalan.
Masyarakat pun berharap ketegasan dan teguran dari Pemkot Palembang ini dapat segera ditindaklanjuti oleh PD Pasar Palembang Jaya secara berkelanjutan, sehingga masalah kemacetan dan semrawutnya pasar tumpah tidak terus berulang.












